Pelatihan Partisipatif Pengelolaan Keuangan dan Pemasaran Digital bagi UMKM Desa Baros

Authors

  • Ila Karmila Universitas Sebelas April Sumedang

Keywords:

community empowerment, digital marketing, financial literacy, financial records, rural MSMEs

Abstract

This article documents participatory training on financial management and digital marketing for micro, small, and medium enterprises (MSMEs) in Baros Village, Buahdua District, Sumedang Regency. Conducted face-to-face in March 2025, the program combined problem orientation, brief explanations, product demonstrations, guided exercises, discussion, and reflection. The intervention integrated business-personal fund separation, daily cash recording, cost identification, price and margin calculation, product value, photography, promotional messages, WhatsApp Business, social media, and customer-source recording. Immediate outputs comprised a cashbook, cost-price-margin worksheet, weekly content plan, and channel-monitoring framework. Documentation confirms implementation and direct interaction. However, attendance records, participant profiles, pretest-posttest data, individual skills assessment, and post-training business data were unavailable. Therefore, no quantitative improvement in competence, sales, or profit is claimed. The program contributes a simple decision cycle linking costs, promotion, customer responses, sales, and margins. One-to-three-month mentoring with authentic tasks is recommended for responsible outcome evaluation.

Abstrak

Kegiatan pengabdian ini mendokumentasikan pelatihan partisipatif pengelolaan keuangan dan pemasaran digital bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Desa Baros, Kecamatan Buahdua, Kabupaten Sumedang. Program dilaksanakan secara tatap muka pada Maret 2025 melalui orientasi masalah, pemaparan konsep, demonstrasi produk, latihan terarah, diskusi, dan refleksi. Intervensi mengintegrasikan pemisahan uang usaha dan pribadi, buku kas harian, identifikasi biaya, perhitungan harga dan margin, nilai produk, foto produk, pesan promosi, WhatsApp Business, media sosial, dan pencatatan sumber pelanggan. Keluaran langsung berupa format buku kas, lembar biaya-harga-margin, rencana konten mingguan, dan kerangka monitoring kanal. Dokumentasi menunjukkan kegiatan terlaksana dan terjadi interaksi langsung. Namun, daftar hadir, profil peserta, pretest-posttest, asesmen keterampilan individual, dan data tindak lanjut tidak tersedia; karena itu, artikel tidak mengklaim peningkatan kompetensi, omzet, atau laba secara kuantitatif. Kontribusi program adalah siklus keputusan sederhana yang menghubungkan biaya, promosi, respons pelanggan, penjualan, dan margin. Pendampingan satu sampai tiga bulan dengan tugas autentik direkomendasikan agar perubahan praktik usaha dapat diukur secara bertanggung jawab.

Downloads

Published

2026-07-20

How to Cite

Ila Karmila. (2026). Pelatihan Partisipatif Pengelolaan Keuangan dan Pemasaran Digital bagi UMKM Desa Baros. SOCIRCLE : Journal Of Social Community Services, 4(2), 27–39. Retrieved from https://socircle.xjurnal.com/ojs/index.php/socircle/article/view/57